Mari Berjalan Bersama Sambutan Uskup KAS tentang SINODE

Saudara-Saudariku terkasih dalam Kristus
Sinode Umum Biasa XVI yang berlangsung dari Oktober 2021 hingga Oktober 2023 menjadi sangat istimewa. Mengapa? Ada dua alasan mendasar: pertama, Sinode Umum atau Khusus selama ini hanya dilakukan oleh para Uskup atas undangan Bapa Suci untuk membicarakan dan membahas tema-tema tertentu yang perlu mendapatkan masukan dan pemikiran dari para Uskup; kedua, Sinode Umum Biasa XVI kali ini dilaksanakan tidak hanya oleh para Uskup tetapi melibatkan seluruh umat bahkan yang dinilai paling jarang atau bahkan tidak pernah didengarkan dan diperhitungkan keberadaannya dalam Gereja kita.
Bapa Suci menghendaki bahwa suara seluruh umat didengarkan dan dihimpun. Langkah pastoral ini diambil untuk semakin menegaskan bahwa pada milenium ketiga ini Gereja dituntut untuk memperhatikan dan benar-benar menghayati semangat berjalan bersama (sinodalitas), sebab menghadapi pelbagai tantangan jaman ini tidak mungkin umat dibiarkan berjalan, mencari dan menemukan sendiri apa yang dirindukannya untuk kebahagiaan yang abadi. Gereja harus semakin memperkuat persekutuan, partisipasi dan misinya di tengah arus zaman ini.

Saudara-Saudariku terkasih dalam Kristus,
Dalam arah dan semangat Sinode yang bertema: “Menuju Gereja Sinodal: Persekutuan, Partisipasi, dan Misi” ini, saya selaku pelayan Tuhan dan Gereja yang diserahi tugas menemani perjalanan umat dalam peziarahannya menuju kepada kesatuan dengan Tritunggal Mahakudus memutuskan untuk menjadikan peristiwa iman ini sebagai kesempatan untuk melaksanakan Sinode Keuskupan. Kita tidak menjalankan Sinode Keuskupan ini semata-mata hanya untuk memenuhi penugasan dan permintaan Sekretariat Jenderal Sinode melalui Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), namun kita menjadikan kesempatan ini untuk merenungkan dan sekaligus mengevaluasi sinodalitas Gereja kita. Sejauhmana kita selama ini sudah benar-benar berjalan bersama sebagai umat Allah?

Panitia Inti Sinode Keuskupan Agung Semarang sudah saya bentuk dengan sebutan “Tim Duabelas (12)”. Para penanggungjawab dan para fasilitator untuk menjalankan kegiatan musyawarah atau rembug bersama dan percakapan rohani di antara umat sudah ditunjuk dan sudah membekali serta mempersiapkan diri. Khususnya, kelompok Penggerak Pastoral yang panduannya sedang Anda dalami untuk bekal pelaksanaan musyawarah dan percakapan rohani bersama. Saya sangat mendukung dan mensyukuri inisiatif, kreativitas, dan usaha yang sungguh-sungguh dari Tim Duabelas, Sub Tim Penggerak Pastoral, para Fasilitator dan kelompok-kelompok musyawarah serta kelompok-kelompok percakapan rohani yang terus berdinamika mengolah tema “Merayakan” (tema keempat) dan tema-tema lainnya pada waktunya. Upaya Anda semua akan menjadi berkah bagi Keuskupan kita tercinta ini dalam mewujudkan, memperkuat, dan mempertegas sinodalitas Gereja kita. Dengan cara ini pula kita menjadi sehati, sejiwa, dan seperasaan serta satu gerakan mewujudkan cita-cita Rencana Induk Keuskupan Agung Semarang (RIKAS) yaitu “Terwujudnya Peradaban Kasih dalam Masyarakat Indonesia yang Sejahtera, Bermartabat, dan Beriman” (2016-2035).

Saudara-Saudariku terkasih dalam Kristus,
Mari kita berjalan bersama. Maju dalam peziarahan mewujudkan cita-cita kita menjadi bentara peradaban kasih. Dengan cara demikian saya percaya bahwa Gereja akan menjadi kian relevan (bermakna bagi umat sendiri) dan signifikan (nyata dan dirasakan kehadirannya oleh masyarakat). Saya berdoa untuk Anda semua agar dianugerahi berkah kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan sehingga kita dapat menjalani peziarahan rohani ini dengan sukacita dan menghasilkan buah-buah kebaikan bagi Keuskupan kita. Selamat bersinode.

Berkah Dalem,

† Mgr. Robertus Rubiyatmoko
Uskup Agung KAS

Veronica Naning
Veronica Naning
Articles: 49

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Butuh bantuan? Hubungi kami