Pelantikan Pengurus Lingkungan dan Wilayah

Sejalan dengan berakhirnya kepengurusn di lingkungan dan wilayah se-Paroki Maria Assumpta Gamping pada bulan Agustus 2021, maka semua lingkungan dan wilayah pun berproses menyusun kepengurusan baru periode tiga tahun ke depan. Setelah melalui serangkaian proses pemilihan yang dilakukan di setiap lingkungan dan wilayah, akhirnya susunan kepengurusan telah terbentuk. Pada hari Minggu, 26 September 2021 dalam perayaan ekaristi pukul 09.00 telah dilakukan pelantikan terhadap pengurus baru di lingkungan dan wilayah, yang karena keterbatasan kuota PPKM, diwakili oleh para pengurus inti di lingkungan dan wilayah.

Pelantikan Ketua Lingkungan/Wilayah Periode 2021-2024

Perayaan ekaristi dipimpin oleh Rm Yoseph Nugroho Tri Sumartono, Pr dan Rm. Stefanus Heruyanto, Pr. Dalam kesempatan homili dinyatakan oleh Romo Paroki beberapa hal berikut ini. Pertumbuhan dan perkembangan paguyuban lingkungan di Paroki Gamping tidak dapat dilepaskan dari sejarah misi yang dimulai oleh Romo Prenthaler di wilayah Jawa. Pada waktu itu pewartaan iman berjalan dengan perjumpaan dan pertumbuhan jumlah umat menyebabkan romo menunjuk seorang malaikat pamomong yang secara diberi tugas menjaga perkembangan iman umat dengan melakukan banyak hal gabungan seperti halnya tugas ketua lingkungan, prodiakon, dan katekis pada masa kini. Tugas ini dijalankan terus hingga saatnya romo datang untuk memimpin ekaristi dan berjumpa dengan umat seraya mendengarkan perkembangan situasi saat itu.

Sementara itu Rm. Sugijapranata yang saat itu bertugas di Bintaran mulai membentuk kring sebagai wadah paguyuban umat beriman sekaligus memberi ruang bersaksi sebagai tanda kehadiran kristus di tengah masyarakat. Kring sebagai paguyuban yang terdiri atas beberapa keluarga inilah yang selanjutnya berkembang menjadi lingkungan seperti pada saat ini. Sebagai komunitas basis gerejawi yang terkecil, lingkungan merupakan gereja kecil, ruang peribadatan, ruang bersaksi sebagai umat Katolik di tengah masyarakat. Hal ini merupakan kekhasan umat Katolik di Indonesia, khususnya di Jawa terlebih di Keuskupan Agung Semarang sebagaimana pernah dinyatakan oleh Mgr Kardinal Suharyo pada satu kesempatan. Karena menjadi bagian dari Gereja Keuskupan Agung Semarang yang ingin mewujudkan bentara peradaban kasih, maka pertumbuhan iman umat pun diwarnai dalam berbagai dimensi sosial, dialog, pengudusan diri dan dinamika diri sendiri untuk mewujudkan Kerajaan Allah.

Terkait pengelolaan lingkungan dan wilayah, romo Nugroho mengucapkan terima kasih atas kesediaan umat yang dipilih sebagai pengurus dalam berbagai tugas tanggung jawab, meski tidak dipungkiri adanya berbagai konflik kepentingan dengan diri sendiri, keluarga dan orang lain yang bisa menjadi kendala dalam pelayanan. Namun justru dalam kelemahan-kelemahan itulah kita diajak untuk etrus berdinamika mengalahkan diri sendiri dan mempersembahkannya bagi kemuliaan Allah. Upaya kita membawa sabda dari altar hingga ke pasar dimana kita bekerja untuk mewujudkan Kerajaan Allah dengan cara membangun kesejahteraan, menjaga pertumbuhan iman agar selamat dalam tantangan kehidupan berikutnya di berbagai situasi.

Seremoni pelantikan ketua lingkungan dan ketua wilayah dilakukan dengan pengucapan janji pelayanan, pemercikan air, penandatanganan berita acara, serta penyerahan dokumen pelayanan umat serta buku ARDAS RIKAS dan panduan menjadi pengurus lingkungan. Pada akhir perayaan ekaristi dilakukan foto bersama ketua lingkungan dan ketua wilayah bersama kedua romo dan wakil Ketua Dewan Pastoral Paroki. Selamat bertugas dan melayani umat Allah di semua lingkungan dan wilayah, semoga upaya kita semua membuat nama Allah semakin dimuliakan. (ve)

Veronica Naning
Veronica Naning
Articles: 49

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Butuh bantuan? Hubungi kami