Santa Basilissa dan Santo Julianus

SANTA BASILISSA

St.Basilissa adalah isteri dari St.Julianus. Mereka hidup pada awal abad keempat. Cinta akan iman Kristiani mendorong mereka melakukan sesuatu yang gagah berani: mereka mengubah rumah mereka menjadi sebuah rumah sakit. Dengan demikian, mereka dapat merawat mereka yang sakit dan miskin yang membutuhkan pertolongan mereka.

St. Julianus merawat pasien pria, sementara St. Basilissa merawat pasien perempuan. Pasangan ini menemukan Yesus dalam diri orang-orang yang mereka layani. Mereka melakukan apa yang mereka lakukan itu karena cinta, bukan karena uang ataupun maksud-maksud tertentu.

Tidak banyak yang kita ketahui mengenai kehidupan pasangan suci ini. Menurut tradisi pasangan suami-isteri kudus ini tewas sebagai martir Kristus pada masa penganiayaan kaisar Diokletianus (Gaius Aurelius Valerius Diocletianus (245 M – 312 M), Kaisar Romawi sejak 20 November 284 sampai 1 Mei 305)

SANTO JULIANUS

St.Julianus adalah suami dari St.Basilissa. Mereka hidup pada awal abad keempat. Cinta akan iman Kristiani mendorong mereka melakukan sesuatu yang gagah berani: mereka mengubah rumah mereka menjadi sebuah rumah sakit. Dengan demikian, mereka dapat merawat mereka yang sakit dan miskin yang membutuhkan pertolongan mereka.

St. Julianus merawat pasien pria, sementara St. Basilissa merawat pasien perempuan. Pasangan ini menemukan Yesus dalam diri orang-orang yang mereka layani. Mereka melakukan apa yang mereka lakukan itu karena cinta, bukan karena uang ataupun maksud-maksud tertentu.

Tidak banyak yang kita ketahui mengenai kehidupan pasangan suci ini. Menurut tradisi pasangan suami-isteri kudus ini tewas sebagai martir Kristus pada masa penganiayaan kaisar Diokletianus (Gaius Aurelius Valerius Diocletianus (245 M – 312 M), Kaisar Romawi sejak 20 November 284 sampai 1 Mei 305) —( hss)

Veronica Naning
Veronica Naning
Articles: 49

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Butuh bantuan? Hubungi kami