Perayaan 10 Tahun Imamat Romo Martinus “Jabrix” Suharyanto

Tim Buletin Gamping bersama Romo Jabrix

Romo Martinus Suharyanto, Pr. merupakan salah satu romo di Gereja Gamping dan merupakan Kepala Paroki Gereja Gamping. Tepat hari ini adalah sepuluh tahun jejak Romo Haryanto atau yang biasa di kenal Romo “Jabrix” menerima sakaramen Imamat.

Sakaramen Imamat tersebut diterimakan oleh Mgr. Ignatius Suharyo. Selama sepuluh tahun tersebut, Romo Har sudah merasakan pahit manis kehidupan dengan menjadi romo. Banyak pengalaman Romo Har yang dapat menjadi suri teladan bagi umat-umatnya. Pengalaman Romo Har tersebut yang menjadi bahan homili dan renungan umat Paroki Gamping. Pada saat homili, seringkali Romo Har menyelipkan guyonan-guyonan kecil yang bertujuan agar umat-umatnya tidak mengantuk.

Setelah Perayaan Ekaristi guna merayakan Imamat, acara dilanjutkan dengan jamuan makan bersama yang dilakukan di halaman Gereja Gamping. Suasananya sangat meriah dan penuh sesak oleh umat. Banyak makanan yang disajikan, seperti Bakso, Siomay, Nasi Goreng, dan banyak lagi. Umat dibebaskan untuk mengambil apa saja. Jelas makanannya sangat enak, hal itu terbukti dari hampir tidak ada sajian yang tersisa. Setelah itu umat boleh pulang ke rumah masing-masing.

Acara sepuluh tahun peringatan Imamat Romo Har ini dilaksanakan pada hari Selasa 27 Juni 2017 di Pondok Maria (Taman Doa) Gereja Gamping. Menurut Hasil Survey Tim Buletin Gamping terhadap acara tersebut, kami berhasil menampung komentar umat Paroki Gamping, sebagai berikut:

Monica Putri

Wawancara Monica Putri

Menurutnya, acara ini sangat menginspirasi karena Imamat 10 tahun tidaklah mudah untuk dilakukan setiap orang.

Pesan: Semoga tetap menjadi romo yang kuat dalam iman dan perbuatannya.

 

Antonius Bimo Boddhidharma

Wawancara Antonius Bimo Bodhidharma

Menurutnya, acara ini bagus karena dapat mengumpulkan umat untuk merayakan Imamat romo. Acara  ini memiliki makna untuk merasakan perjuangan Romo Har dan supaya kita dapat meneladani sikap baik Romo Har.

Pesan: Supaya romo tetap semangat dan tetap menjadi diri sendiri.

 

Romo Martinus Suharyanto,Pr.

Wawancara Romo Martinus Suharyanto

Menurut Romo Suharyanto,Pr. sendiri, makna acara ini adalah ungkapan syukur kepada Allah atas hidup ini. Moment paling menarik bagi beliau adalah ketika ia bisa melayani umat di Gereja Gamping ini. Dan beliau juga mengatakan bahwa neneknya adalah orang yang paling berjasa dalam hidup Romo Haryanto. Untuk pesan yang ingin disampaikan kepada umat, Romo berpesan supaya umat tekun berdoa bersama Ibu Maria.

Di atas adalah sedikit cerita di balik kemeriahan untuk Perayaan 10 Tahun Imamat Romo Martinus Suharyanto beserta ulasan-ulasan dari umat Gereja Gamping. Semoga bermanfaat.

2,745 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini